Friday, March 11, 2011

Silence

    Kita manusia menyatukan perasaan dengan berbagai cara.  Ada yg berbicara, ada yang menangis, ada yg berteriak - teriak, ada yg dengan marah, bahkan ada yg dgn tangan atau piring, ataupun barang - barang disekitar nya yg dirasa ringan.

    Kita bilang "I love you" dengan mudahnya tanpa tau ada tanggung jawab yg terkandung d dalamnya. bicara emang selalu gampang, sangking gampangnya bisa membuat kita jadi pembohong. bohong dengan perbuatan yg terkadang tidak sesuai dgn ucapan. mana tanggung jawab nya??!?saat kena masalah sepertinya kita lupa dengan semua yg indah - indah. tragis memang saat kita kalah termakan ego, dan menyesal belakangan. kita lupa dengan siapa kita bicara!Kita saling maki, teriak di kuping masing - masing dengan umpatan yg terkadang membuat org yg tidak sengaja dengar pun miris. kita binasa! kita jadi buta dan buas seperti binatang!dengan mudah nya kita bilang bangs*t, *njing, p*rek dan semua duri mulut lainya.

    Walaupun kita teriak dan mengumpat, sebenarnya ada "keheningan" di antara kita.  Saat hati kita lupa beresonansi satu sama lain..saat hati kita berada di ruang hampa sehingga semua keinginan kita tidak tersampaikan. hati kita tuli!entah kita sengaja menutup atau tertutup oleh keadaan!
Dimana tanggung jawab kita pada janji awal?!? mudah mengucap janji, mudah juga tidak menepatinya. Pernahkah terpikir kalau hal terbaik yg mestinya kita lakukan tapi TIDAK kita lakukan pada saat itu adalah DIAM..........???

Apa yg harus kuperbuat..
Saat kau meminta....tuk kembali..

Saat semua tlah terjadi...
kuterdiam.....samar -samar..

Hilang semua harapan...
Bersamaan...dengan kau pergi...

Bridge:
Sampai semua hancur...
Tanpa penyesalan....

Reff:
Berakhirlah semua...
Dengan sia - sia..kau melangkah jauh dariku...

Bersama datangnya pagi..
Aku berharap..dapat melupakanmu....

    Diam dan biarkan ia puas sampai akhirnya ia pun ikut diam..sampai ia atau kita yg tersadar...bahwa setiap masalah dan perbuatan ada jalan keluar dan balasanya. Terkadang butuh melewatkan malam jadi pagi bagi kita untuk sadar. bahkan bisa jd insomnia alami yg membuat kita terus berpikir hingga lupa waktu dan pagi menjelang. Saat kita tersadar dan kita sudah kembali jd manusia lagi, ingatlah saat kelam yg mengheningkan hati kita..mgkn kita tidak akan kembali lagi..mungkin...karena mestinya HATI KITA 2 BERDETAK JADI 1..Belajarlah jadi Pengalah, tapi kita bukan selalu kalah. Buat apa menang tp apa yg sudah kita bangun dengan susah payah hancur cm dalam 1 malam. Belajarlah utk jadi pemaaf, bukan untuk d anggap remeh. tapi untuk ikhlas dengan apa yg terjadi dan melupakan nya..

No comments:

Post a Comment